Senin, 14 Mei 2012

Dasar CodeIgniter


CodeIgniter adalah aplikasi open source yang berupa framework dengan  model MVC (Model, View, Controller) untk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006. Versi stabil terakhir 2.1.0 yang dirilis pada 28 November 2011. Prinsip Model-View-Controller.Kita bebas berekspresi dalam style kita. Tapi bagaimanapun, CodeIgniter mendukung pengembangan web dengan metode Model View Controller (MVC). Sebagai penjelasan, MVC memisahkan bagian bussiness logic (logika program) dan tampilan (view) dalam sebuah aplikasi. Hal ini sangat memudahkan tim dalam proses maintenance sebuah aplikasi, karena tugas bisa lebih mudah dibagi-bagi. Ada bagian yang khusus membuat tampilan dan bagian yang membuat core programnya.
Fitur-Fitur CodeIgniter
Berikut fitur-fitur yang didukung oleh CodeIgniter :



  1. Sistem berbasis Model View Controlle
  1. Kompatibel dengan PHP versi 4.
  1. Ringan dan Cepat.
  1. Terdapat dukungan untuk berbagai basis data.
  1. Mendukung Active Record Database.
  1. Mendukung form dan validasi data masukan.
  1. Keamanan dan XSS filtering.
  1. Tersedia pengaturan session.
  1. Tersedia class untuk mengirim email.
  1. Tersedia class untuk manipulasi gambar (cropping,resizing, rotate dan lain-lain).
  1. Tersedia class untuk upload file.
  1. Tersedia class yang mendukung transfer via FTP.
  1. Mendukung lokalisasi bahasa.
  1. Tersedia class untuk melakukan pagination (membuat tampilan perhalaman).
  1. Mendukung enkripsi data.
  1. Mendukung benchmarking.
  1. Mendukung caching.
  1. Pencatatan error yang terjadi.
  1. Tersedia class untuk membuat calendar.
  1. Tersedia class untuk mengetehui user agent, misalnya tipe browser dan sistem operasi yang digunakan pengunjung.
  1. Tersedia class untuk pembuatan template website.
  1. Tersedia class untuk membuat trackback.
  1. Tersedia pustaka untuk bekerja dengan XMP-RPC.
  1. Menghasilkan clean URL.
  1. URI routing yang felksibel.
  1. Mendukung hooks, ekstensi class dan plugin.
  1. Memiliki helper yang sangat banyak jumlahnya.


Seperti semua hal di dunia ini, pasti terdapat kelebihan dan kekurangan. Akan sangat subjektif saat kita membicarakan kelebihan dan kekurangan sebuah tools.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar